Senin, 08 November 2010

Budaya Makanan Indonesia

Budaya Makanan Indonesia

     Sebelum masuk ke topik pembahasan yang akan saya pilih alangkah baiknya jika kita mengetahui apa definisi budaya itu sendiri.Budaya Indonesia adalah seluruh kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal asing yang telah ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945.
Kebudayaan nasional adalah kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional. Definisi kebudayaan nasional menurut TAP MPR No.II tahun 1998, yakni:
     
     Kebudayaan nasional yang berlandaskan Pancasila adalah perwujudan cipta, karya dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa, serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa. Dengan demikian Pembangunan Nasional merupakan pembangunan yang berbudaya.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Wujud, Arti dan Puncak-Puncak Kebudayaan Lama dan Asli bai Masyarakat Pendukukungnya, Semarang: P&K, 199],
kebudayaan nasional dalam pandangan Ki Hajar Dewantara adalah “puncak-puncak dari kebudayaan daerah”. Kutipan pernyataan ini merujuk pada paham kesatuan makin dimantapkan, sehingga ketunggalikaan makin lebih dirasakan daripada kebhinekaan. Wujudnya berupa negara kesatuan, ekonomi nasional, hukum nasional, serta bahasa nasional. Definisi yang diberikan oleh Koentjaraningrat dapat dilihat dari peryataannya: “yang khas dan bermutu dari suku bangsa mana pun asalnya, asal bisa mengidentifikasikan diri dan menimbulkan rasa bangga, itulah kebudayaan nasional”. Pernyataan ini merujuk pada puncak-puncak kebudayaan daerah dan kebudayaan suku bangsa yang bisa menimbulkan rasa bangga bagi orang Indonesia jika ditampilkan untuk mewakili identitas bersama.[http://http://redu4nebarkaoi.com/author/redu4nebarkaoi/ Nunus Supriadi, “Kebudayaan Daerah dan Kebudayaan Nasional”
     
     Pernyataan yang tertera pada GBHN tersebut merupakan penjabaran dari UUD 1945 Pasal 32. Dewasa ini tokoh-tokoh kebudayaan Indonesia sedang mempersoalkan eksistensi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional terkait dihapuskannya tiga kalimat penjelasan pada pasal 32 dan munculnya ayat yang baru. Mereka mempersoalkan adanya kemungkinan perpecahan oleh kebudayaan daerah jika batasan mengenai kebudayaan nasional tidak dijelaskan secara gamblang.
     
     Sebelum di amandemen, UUD 1945 menggunakan dua istilah untuk mengidentifikasi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional. Kebudayaan bangsa, ialah kebudayaan-kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagi puncak-puncak di daerah-daerah di seluruh Indonesia, sedangkan kebudayaan nasional sendiri dipahami sebagai kebudayaan angsa yang sudah berada pada posisi yang memiliki makna bagi seluruh bangsa Indonesia. Dalam kebudayaan nasional terdapat unsur pemersatu dari Banga Indonesia yang sudah sadar dan menglami persebaran secara nasional. Di dalamnya terdapat unsur kebudayaan bangsa dan unsur kebudayaan asing, serta unsur kreasi baru atau hasil invensi nasional. Direktorat Sejarah dan Nilai Tradsional, Kongres Kebudayaan 1991: Kebudayaan Nasional Kini dan di Masa Depan.
     
     Masuk ke pembahasana yang saya pilih yaitu tentang Budaya Makanan Indonesia,mengapa saya mengambil pembahasan tentang ini?jawabanya karena pembahasan ini yang menurut saya paling netral dan banyak disukai baik masyarakat lokal maupun mancanegara.maksudnya netral karena diIndonesia ini kita punya berbagai maacam kepercayaan yang kadang kebudayaan itu bertentangan dengan keyakinan kita.ok sekarang kita mulai masuk kepembahasana.
     
     Jika ditanya seseorang wisatawan baik itu wisatawan domestik atau wisatawan mancanegara apa alasana mereka untuk datang ke Indonesia tentu salah satunya untuk menikmati keanekaragaman kuliner di Indonesia.kenapa demikian?jawabannya tentu karena makanan Indonesia terkenal dengan keanekaragaman masakan dan tentu bumbu dari masakan itu sendiri yang beraneka ragam yang sangat sulit didapatkan di negara mereka.sebut saja masakan padang yang terkenal dengan rendangnya,beraneka ragam rempah-rempah dan bumbu lainnya menjadi komposisi masakan tersebut.belum lagi masakan dari makasar, sunda, Jawa yang memiliki ciri khas masakannya masing-masing,masakan Padang yang terkenal dengan pedasnya, sunda yang terkenal dengan manisnya, tentu hak tersebut merupakan hal yang sanagat langka didapatkan di negara mereka.
     
     Akan tetapi sekarang bagaimana cara kita untuk menjaga keanekaragaman Budaya yang kita miliki,bahkan sampai makanan yang kita miliki saja dijajah oleh negara tetangga,seperti rendang yang diklaim sebagai masakan asli negeri Jiran,tentu jika hal ini terus terjadi bukan tidak mungkin akan banyak lagi kuliner khas negeri ibu pertiwi yang akan dijarah oleh mereka.

     Tentu semua ini akan teratasi jika kita peduli akan kebudayaan negeri ini.banyak hal yang bisa kta lakukan agar kebudayaan ini tetap bisa kita lestarikan.seperti mencintai produk lokal, dapat memilah dampak negatif dan positif dari globalisasi,karena jika kita belum bisa mencintai kebudayaan kita sendiri bagaiman kita bisa mengetahui mana yang merupakan kebudayaan negara kita.jadi semua ada di diri kita.mau tetap mencintai produk dari luar atau memulai mencintai menggunakan batik dan makan Gudek agar negara kita tetao terkenal dengan kebudayaannya yang kaya 
^_^ 
    

3 komentar:

  1. Bagus banget gan artikelnya...


    Izin Share yah gan...
    Situs Web Agen Bola Online Terpercaya

    http://www.aonbet.com/

    BalasHapus
  2. Bagus banget gan artikelnya...


    Izin Share yah gan...
    Situs Web Agen Bola Online Terpercaya
    Agen Bola Terbaik
    Judi Online Terbaik
    Bandar Bola Maxbet

    BalasHapus
  3. Bagus banget gan artikelnya... Sangat bermanfaat... Terima kasih infonya...

    Numpang Share yah gan...
    Situs Web Agen Judi Online Terpercaya
    Judi Bola Terbaik
    Judi Online Terbaik
    Agen Bola Terpercaya

    Situs Web Nonton Film Online (nb:silakan request film yang ingin di tonton)
    Nonton Film Online Terbaik

    BalasHapus